Selasa, 08 September 2009

Selasar penghubung islamic Center samarinda



Masjid Islamic Center samarinda dikelilingi oleh selasar penghubung yang menghubungkan Gerbang Utama dan Menara Utama ke bangunan utama masjid tersebut.

Interior dan material finishing selasar penghubung sangat indah. Kolomnya yang berjumlah ratusan buah dilapis cat texture halus dengan umpak kolomnya dari batu alam oster yellow. Lantainya menggunakan material keramik dengan border granit. Sedangkan plafonnya dari kayu nyatoh lapis cat melamik.

Pada dinding sisi dalam menempel lampu-lampu lapis kuningan dengan warna kekuningan sebagai penerang di malam hari yang menimbulkan kesan romantis.

Sabtu, 05 September 2009

Islamic Center Samarinda: Trade Mark kota Samarinda




Islamic Center Samarinda terlihat dari seberang sungai Mahakam. Panoramanya sangat indah karena Islamic Center tersebut tepat berada di tepian sungai Mahakam. Tak salah bila bangunan tersebut menjadi Trade Mark kota Samarinda.

Diharapkan tak hanya elok bangunannya, masyarakatnya pun menjadi lebih rajin beribadah di masjid Islamic Center nan megah tersebut.

Foto by: Firman HB

LANTAI DASAR ISLAMIC CENTER SAMARINDA




Di lantai dasar Islamic Center Samarinda dipergunakan sebagai ruang pertemuan. Biasanya dipakai untuk acara seminar dan resepsi pernikahan. Karena daya tampung ruangan yang mencapai 5000 undangan, maka masyarakat Samarinda sangat antusias untuk memanfaatkan lantai dasar Islamic Center Samarinda ini.

Material lantai yang terbuat dari granit pilihan dengan corak beraneka warna membuat nuansa hangat namun tetap sejuk dengan pemakaian AC di dalam ruangan.

Bedug dengan diameter 1,8 meter dapat dijumpai di Lobby utama ketika pertama kali memasuki lantai sadar.

Plafon di Lobby Utama yang tinggi dengan dihiasi lampu gantung kuningan mempercantik suasana di dalamnya.

Selasa, 01 September 2009

LANTAI UTAMA ISLAMIC CENTER SAMARINDA



Kemegahan dari Islamic Center sangat terasa apabila kita sampai di Lantai Utama. Lantai Utama bangunan Islamic Center yang digunakan sebagai ruang sholat yang mampu menampung 20.000 ribu jamaah, material lantainya menggunakan granit pilihan dengan pola yang tersusun rapi sesuai shaf sholat.

Pada area Mighrab, dindingnya menggunakan marmer hijau dengan aksen kerawangan berjumlah 12 buah. Di dalam kerawangan ini terdapat speaker sebagai pengeras suara. Kemegahan area mighrab yang sekaligus sebagai ruang Imam makin terasa dengan adanya Mimbar untuk Khotbah menggunakan material kayu jati pilihan finish melamine.

Plafon kubah utama yang berbentuk "Dome" menggunakan METAL PERFORATED DAN ORNAMEN FYBER REINFORCEMENT PLASTIC (FRP)dengan dihiasi lampu lapis kaca patri pada bagian tengah paling atas. Pada plafon gypsum selain penerangannya menggunakan downlight, juga dihiasi dengan lampu-lampu gantung yang memperindah suasana.

Pada dinding kubah yang lapis marmer, terdapat kaligrafi ayat Kursi yang mengelilingi dinding tersebut.

Senin, 31 Agustus 2009

KAPASITAS PARKIR DAN DAYA TAMPUNG JAMAAH ISLAMIC CENTER SAMARINDA



Islamic Center Samarinda yang desain menaranya diilhami dari Masjid Nabawi Madinah sedangkan Kubahnya diilhami dari masjid Haghia Sophia Istambul, Turki ini menempati area seluas +/- 8 Hektare. Dengan area yang seluas ini jamaah sangat nyaman untuk melaksanakan ibadah dan untuk memarkir kendaraannya. Dan juga penghijauan di sekeliling bangunan dengan pohon kurma sebagai peneduh yang memberi ciri khas Timur Tengah, yang ditanam di halaman depan Masjid.

Pada Lantai Basement digunakan untuk area parkir kendaraan 200 mobil dan 138 buah sepeda motor. Selain itu juga disediakan toilet pria dan wanita untuk para jamaah. Di lantai tersebut pula terdapat Ground water Tank (GWT) sebagai penampungan air bersih untuk toilet dan tempat wudhu.

Pada halaman depan yang disebut Plaza Dalam dan Plaza Luar mampu menampung jamaah sebanyak 10.000 orang. Sedangkan untuk area parkirnya disediakan disamping kiri, kanan dan sisi belakang masjid yang mampu menampung 391 mobil dan 430 sepeda motor. Di Plaza ini terdapat Fountain di sisi kiri dan kanan yang berfungsi sebagai tempat wudhu.

Lantai Dasar sigunakan sebagai Ruang Multipurpose. Di ruangan yang mampu menampung 5.000 orang ini sering digunakan untuk tempat resepsi pernikahan maupun seminar dan Tabligh Akbar.

Lantai Utama digunakan sebagai ruang Sholat. Lantai ini mampu menampung jamaah sebanyak 20.000 orang. Untuk menuju lantai utama ini bisa diakses dengan menggunakan tangga utama dari Lantai dasar menuju Lantai Utama. Yang unik dari tangga utama ini adalah jumlahnya yang 33 anak tangga yang mencerminkan jumlah tasbih.

Diatas Lantai Utama terdapat Lantai Mezzanine yang mampu menampung 10.000 jamaah. Untuk mencapai lantai mezzanine dapat menggunakan tangga yang terdapat di 4 menara sudut dan juga di sisi kiri dan kanan bangunan.

Lantai Atap tidak dipergunakan sebagai ruang sholat. Pada lantai atap hanya terdapat unit Chiller sebagai pendingin ruangan.

Minggu, 30 Agustus 2009

PANORAMA MALAM ISLAMIC CENTER SAMARINDA




Islamic Center Samarinda sangat indah dilihat pada malam hari atau selepas matahari tenggelam di ufuk barat. Bangunan tersebut dilengkapi dengan menara-menara yang menjulang tinggi yang keseluruhannya berjumlah 7 buah. Menara yang paling tinggi (tinggi 99 meter) disebut Menara Utama, selain ada tangga untuk mencapai lantai teratas, juga dilengkapi Lift yang berkapasitas 10 orang dewasa. Di lantai paling atas yang dinding kelilingnya dilapisi kaca namun tetap sejuk di ruangannya karena dilengkapi dengan AC, kita bisa memandang indahnya kota Samarinda terutama kelak-kelok sungai Mahakam yang sering dilewati kapal pengangkut batu-bara.

Keempat sudut bangunan Islamic Center dilengkapi dengan menara yang disebut Menara Sudut Satu, Dua, Tiga dan Empat. Tingginya 66 meter. Bagian atas menara yang disebut makara menggunakan material kuningan ketok. Untuk mencapai lantai paling atas dari menara tersebut harus menggunakan tangga.

Sedangkan di bagian depan dari bangunan Islamic ada 2 menara yang disebut Menara Kembar Satu dan Dua. Menara Kembar ini lebih pendek dari menara-menara yang lain. Namun kesemuanya tetap indah karena dinding luarnya selain lapis cat texture, juga dilapisi dinding Granit Juparana Kuning dan Juparana Coklat yang diimport dari Luar Negeri.

Namun yang paling istimewa adalah tulisan Asmaul Husna di keliling dinding luar Menara Utama yang lapis granit, dengan teknik pembuatan water jet.

DATA TEKNIS PEMBANGUNAN ISLAMIC CENTER SAMARINDA


Islamic Center Samarinda tampak depannya berada di Jl. Slamet Riyadi No 1 Samarinda, sedang kanan kirinya diapit oleh Jl. Anggi dan Jl. Meranti sedangkan bagian belakang berada di Jl. Ulin ini juga menghadap ke sungai Mahakam.

Bagi Anda yang baru pertama kali datang ke samarinda, sangat mudah untuk menemukan posisinya. Hanya +/- 2 km dari jembatan Mahakam saja.